Loading...

Hukum Meramal Keberuntungan dan Kesialan Dalam Islam

Released on Juli 13, 2021 · 0 Views · Posted by Palkon · Series

Tempat Hukum Meramal Keberuntungan dan Kesialan Dalam Islam, Berikut link Hukum Meramal Keberuntungan dan Kesialan Dalam Islam, jangan lupa untuk klik like dan bagikan. Series Islam selalu update di DownloadNontonSubIndo. Jangan lupa menonton Anime, Drama, atau Film terbaru lainnya.

Jika kesulitan streaming atau nonton dihalaman situs kami, mohon gunakan Link Streaming/Nonton Alternatif

Hukum Meramal Keberuntungan dan Kesialan Dalam Islam, meramal nasib dengan kartu, percaya tabda tanda pembawa sial

   Secara etimologi, tathayyur adalah mashdar dari kata kerja tathayyara. Istilah ini sebenarnya diambil dari kata aththair (burung). Sebab orang-orang Arab suka meramalkan kesialan atau keberuntungan melalui burung-burung dengan cara yang sudah populer di kalangan mereka.

Yakni dengan melepaskan burung, jika burung terbang ke arah kanan yang dipercaya sebagai pertanda kebaikan, orang yang bersangkutan melanjutkan rencananya, begitupun sebaliknya.

                            Wait 40 second

Jika Anda mau, silahkan mengatakan bahwa tathayyur adalah meramalkan kesialan dengan sesuatu yang dilihat, didengar atau diketahui. 

Sesuatu yang dilihat contohnya, seandainya seseorang melihat seekor burung lalu menganggapnya sebagai pertanda kesialan karena bentuk burung itu jelek. Atau juga dengan kartu peramal nasib.

Sesuatu yang didengar contohnya, ia mendengar seseorang berkata pada yang lain, 'Hai orang yang merugi, hai orang yang gagal. Lantas ia menganggapnya sebagai pertanda kesialan.

Dan sesuatu yang diketahui seperti meramalkan kesialan dengan hari, bulan atau tahun. Ini tidak bisa dilihat dan tidak dapat didengar.

Jadi tathayyur itu haram dan bertolak belakang dengan tauhid, sebagaimana sudah dijelaskan. Orang yang melakukan tathayyur tak lepas dari dua keadaan, yaitu:

1. Membatalkan rencana, menuruti tathayyur dan meninggalkan pekerjaan. Ini bentuk tathayyur yang paling besar dosanya.

2. Terus melanjutkan rencana, tetapi dengan diliputi perasaan gundah, was-was dan khawatir. Takut kalau apa yang ditathayyurkan benar-benar menimpa. Ini dosanya lebih ringan. 

Namun kedua bentuk ini sama-sama mengurangi nilai tauhid dan membahayakan akidah hamba. Yang benar, lanjutkan apa yang hendak Anda kerjakan dengan lapang dada, tanpa beban, bersandar pada Allah, serta jangan berburuk sangka kepada-Nya.

Penting diketahui, tathayyur itu kontradiksi dengan tauhid. Titik kontradiksinya pada dua sisi, yaitu:

1. Orang yang bertathayyur telah memutus tawakalnya kepada Allah dan bersandar pada selain-Nya.

2. Dia bergantung pada sesuatu yang tidak ada hakikatnya. Sebaliknya, hanya ilusi dan khayalan belaka.

Apa korelasi antara perkara ini (hari, bulan, burung dan semisalnya) dan peristiwa yang menimpa dirinya? Tak diragukan, kepercayaan ini menodai tauhid. Sebab tauhid adalah beribadah dan memohon pertolongan kepada Allah semata. Allah berfirman,

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. (Al-Fatihah : 5)

Firman-Nya,

...فَاعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِۗ...
"...Maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya..." (Hud : 123)

 

Baca Juga: Larangan Memuji Nabi Muhammad Berlebihan


Instagram

Episode Lainnya

Other Series

Komentar

A-Z List cari anime berdasarkan abjad A-Z
Copyright © DownloadNontonSubIndo. All Rights Reserved

DownloadNontonSubIndo adalah tempat download Anime, Film, Drama Korea Subtitle Indonesia