Loading...

Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa

Released on Juni 26, 2021 · 0 Views · Posted by Palkon · Series

Tempat Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa, Berikut link Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa, jangan lupa untuk klik like dan bagikan. Series agama selalu update di DownloadNontonSubIndo. Jangan lupa menonton Anime, Drama, atau Film terbaru lainnya.

Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa

Released on Juni 26, 2021 · 0 Views · Posted by Palkon · Series

Tempat Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa, Berikut link Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa, jangan lupa untuk klik like dan bagikan. Series Al-Qur'an selalu update di DownloadNontonSubIndo. Jangan lupa menonton Anime, Drama, atau Film terbaru lainnya.

Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa

Released on Juni 26, 2021 · 0 Views · Posted by Palkon · Series

Tempat Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa, Berikut link Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa, jangan lupa untuk klik like dan bagikan. Series Islam selalu update di DownloadNontonSubIndo. Jangan lupa menonton Anime, Drama, atau Film terbaru lainnya.

Jika kesulitan streaming atau nonton dihalaman situs kami, mohon gunakan Link Streaming/Nonton Alternatif

Allah Bantah Ucapan Kaum Yahudi dan Nasrani Lewat Al-Qur'an Surah An Nisa

Ghuluw secara bahasa adalah melewati batas dalam memuji dan mencela. Celaan terkadang diungkapkan dengan kata sanjungan. Contohnya (bunyi kalimat dalam suatu hadits), "Lewatlah jenazah lalu mereka menyanjungnya dengan keburukan." Maksud ghuluw dalam bahasan ini adalah, melewati batas dalam sanjungan dan pujian).

Orang shalih adalah orang yang menunaikan hak Allah dan hak para hamba. Allah berfirman,

يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ لَا تَغْلُوْا فِيْ دِيْنِكُمْ وَلَا تَقُوْلُوْا عَلَى اللّٰهِ اِلَّا الْحَقَّۗ اِنَّمَا الْمَسِيْحُ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُوْلُ اللّٰهِ وَكَلِمَتُهٗ ۚ اَلْقٰهَآ اِلٰى مَرْيَمَ وَرُوْحٌ مِّنْهُ ۖفَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۗ وَلَا تَقُوْلُوْا ثَلٰثَةٌ ۗاِنْتَهُوْا خَيْرًا لَّكُمْ ۗ اِنَّمَا اللّٰهُ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ ۗ سُبْحٰنَهٗٓ اَنْ يَّكُوْنَ لَهٗ وَلَدٌ ۘ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا ࣖ
Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al-Masih Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, “(Tuhan itu) tiga,” berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung. (An-Nisa : 171)

Seruan ini ditujukan kepada Ahli Kitab, yakni Yahudi dan Nasrani. Sedangkan maksud kitab adalah Taurat kitab suci Yahudi dan Injil kitab suci umat Nasrani. Firman-Nya, "Janganlah kalian melampaui batas dalam agama kalian," artinya adalah jangan melewati batas dalam memuji dan mencaci. 

Secara umum, masalah ini memang terjadi pada ahli kitab. Mereka orang Yahudi dan Nasrani berlebih-lebihan dalam menyikapi Isa bin Maryam. Dimana Yahudi berlebih-lebihan dalam mencacinya dengan mengatakan, ibunya pezina dan ia anak zina semoga Allah melaknat mereka (mencela). Nasrani menganggapnya putra Allah dan mengangkatnya sebagai Tuhan ketiga.

Firman-Nya, "Dan janganlah kalian mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar." Kebenaran ini adalah apa yang dikatakan Allah mengenai Dzat-Nya bahwa Dia llah Yang Esa, Tunggal, tempat bergantung dan tidak mengambil istri maupun anak.

Firman-Nya, "Sesungguhnya Al-Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah." Ini bentuk kalimat hashr (pembatasan) dengan kata innama (sesungguhnya tiada lain). Jadi maknanya, tiadalah Al-Masih Isa bin Maryam itu melainkan utusan Allah. Dan Allah menisbatkannya kepala ibunya untuk mematahkan ucapan kaum Nasrani yang menisbatkan Isa kepada Allah.

Firman-Nya, "Utusan Allah," mengandung sanggahan kepada perkataan Yahudi bahwa Isa seorang pendusta, dan perkataan kaum Nasrani bahwa ia Tuhan. Sedang firman-Nya, "Dan kalimat-Niya," mengandung sanggahan terhadap ucapan Yahudi bahwa Isa anak zina.

Firman-Nya, "Dan kalimat-Nya yang disampaikannya kepada Maryam" yakni Allah mengatakan "jadilah" maka terjadilah.

Firman-Nya, "Dan ruh dari-Nya." Artinya, Allah menciptakan Nabi Isa seperti manusia lainnya terdiri dari tubuh dan ruh. Dia menisbatkan ruh ini kepada Dzat-Nya sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan, sebagaimana dalam firman-Nya tentang nabi Adam, "..dan Aku telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku.." (A1-Hijr : 29). Penisbatan ini bermakna penghormatan dan pemuliaan.


Baca juga: Meminta Pertolongan Kepada Jin Tapi Dalam kondisi yang Bisa Menguntungkan


Docker

Episode Lainnya

Other Series

Komentar

A-Z List cari anime berdasarkan abjad A-Z
Copyright © DownloadNontonSubIndo. All Rights Reserved

DownloadNontonSubIndo adalah tempat download Anime, Film, Drama Korea Subtitle Indonesia